• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 April 2017

Install VirtualBox di Linux Mint

April 21, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // , // No comments

A. Pengertian
    Virtual Box adalah sebuah perangkat lunak virtualissi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama".
B. Latar belakang
  Agar seseorang dapat belajar simulasi menginstal sebuah sistem operasi tanpa kehilangan suatu sistem yang ada.
C. Alat dan Bahan
1. PC atau Laptop
2. ISO Linuxmint
3. Koneksi internet
D. Cara Kerja
Langkah pertama adalah buka terminal dengan menekan tombol ctrl + alt + t
maka terminal akan muncul masuk ke root system kalian. Setelah itu update dulu linux kalian dengan perintah "apt-get update ".
Kedua install Virtual box dengan perintah apt-get install virtualbox-qt lalu tunggu sampai proses selesai.
Jika sudah terinstall buka virtual box di terminal dengan menulis "virtualbox" atau buka di menu. maka akan terbukalah aplikasi software virtualbox.
E. Kesimpulan 
Dalam melakukan installasi kita harus mencoba terlebih dahulu melalui semacam simulasi agar tidak ada kesulitan saat menginstall sistem yang sebenarnya.

F. Referensi
http://setyamuhti.blogspot.co.id/2017/02/installasi-virtual-box-pengertian.html
https://id.wikipedia.org/wiki/VirtualBox


Perbedaan Open source dan Closed source

April 21, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // , // No comments

A. Pengertian
- Open Source
  Sebuah sistem operasi yg lebih gampang diedit dan sistem operasi sistem yg bisa diedit kernelnya atau dikembangkan jadi bisa mempunyai banyak turunan karena kode programnya terbuka untuk dikembangkan.
- Closed Source
  Sebaliknya, kode programnya tertutup dan sistem operasi yg biasanya berbayar dan tak bisa dikembangkan oleh individu hanya bisa dikembangkan oleh developer saja.

B. Latar Belakang
  Supaya kita tau perbedaan dari open source dan Closed source

C. Kelebihan dan Kekurangan
- Kelebihan Open source
 - Lisensi gratis,meskipun ada yang berbayar biasanya tidak semahal property softwere pada umumnya 
 - Jumlah user tidak terbatas.
 - Aplikasi bisa di gandakan jika 2 sistem operasi, 
 - Kode sumber program terbuka, isinya bisa di lihat, di peljari, dimodifikasi oleh perusahaan atau komunitas. 
 - Lebih aman.
 - Hemat biaya.
 - tidak mengulangi development.
- Kekurangan Open source
 - Kompabilitas hardwere tidak terjamin terutama pada sistem operasi
 - Interface terkadang tidak user friendly.
 - Kurangnya SDM yang bisa memanfaatkan open source
 - Tidak Proteksi Terhadap HAKI


Contoh Sistem operasi yang termasuk Open Source adalah
- Linux:Ubuntu, Red Hat,  Mandriva, CentOS, Fedora, Blankon, OpenSUSE, Clear OS. - Open BSD dan Free BSD - Open Solaris dan Solaris 
- Android
- Kelebihan Close Source
 - Kestabilan sistem terjamin karena ada penangung jawab resmi.
 - Support langsung dari pemilik aplikasi /program.
 - Mudah mendapatkan sertifikasi.
 - Lebih mudah digunakan / dipelajari / dipahami karena mayoritas pengguna menggunakannya ( pada daerah tertentu ). 

- Kekurangan Close Source 
 - Tidak ada support khusus / langsung dari pembuat (developer).
 - Celah yang terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi.
 - Sosialisasi pemakaian, agak sulit, karena umumnya pengguna menggunakan close source (e.g.Windows),hanya pada daerah tertentu).
 - Sulit untuk mendapatkan sertifikasi.
 - Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana /financial.
 - Pengembangan terbatas.
 - Diperlukan antivirus.
 - Aplikasi umumnya tersedia berbayar.
 - Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna.

 Contoh Sistem operasi yang termasuk Closed Source adalah
- Microsoft Windows

D. Referensi
http://wastongmg.blogspot.co.id/2017/03/open-source-dan-closed-source.html

Rabu, 19 April 2017

Mengenal Linux

April 19, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // , // No comments

A. Pengertian
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME, KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

B. Sejarah
Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.

C. Open Source
Bilamana programer dapat membaca, mendistribusikan, dan memodifikasi kode sumber (listing) untuk sebuah software, maka perangkat lunak itu akan berkembang. Orang memperbaikinya, orang beradaptasi, orang memperbaiki bug. Dan ini akan menyebabkan terjadi pada percepatan pengembangan perangkat lunak, jika salah satu digunakan untuk memperlambat pengembangan perangkat lunak konvensional, tampaknya tidak masuk akal. Kami dalam komunitas open source telah belajar bahwa proses evolusi ini akan cepat menghasilkan software yang lebih baik daripada model tertutup tradisional.

   Free Software adlah sebuah bentuk kebebasan, mengacu ke pengguna untuk memakai, menyalin, menshare, mempelajari merubah atau meningkatkan software tersebut.

                  Linux memiliki banyak Varian atau yang biasa dikenal dengan Distro (Distribusi Sistem Operasi), hal ini disebabkan oleh konsep pengembangan Open Source dan lisensi yang digunakan GNU/GPL.



Dari ketiga Distro Linux diatas, kemudian linux berkembang menjadi banyak turunan, banyak ragam, yang dikembangkan oleh banyak orang sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan selera orang-orang disemua negara.

Seperti Indonesia, Indonesia sudah konsisten untuk mengembangkan Distro Linux dengan nama Blankon, IGOS Nusantara, Garuda, Kuliax dan masih banyak lagi yang telah terdaftar maupun tidak terdaftar.

Open Source Software (OSS) merupakan istilah yang digunakan untuk software komputer yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan- kelemahan yang ada pada software tersebut.