• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Selasa, 09 Mei 2017

Blok website dengan Address website

Mei 09, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // // No comments

A. Pengertian
Pada praktek kerja di lapangan pasti akan adanya serangan dari luar maupun dalam router, untuk menghidari hal-hal yang tidak di inginkan dengan router kita, kita bisa menggunakan Firewall Filter Rull di konfigurari router kita, kita bisa menyaring apa saja yang bisa masuk (accept) dan yang tidak bisa masuk (drop), tapi kita menggunakan IP website yang akan kita blok supaya tidak bisa membuka website tersebut.

B. Latar Belakang 
Kemungkinan routerboard kita mendapatkan acaman atau serangan dari luar router.

C. Tujuan
Memilah supaya kita tidak membuka website untuk melihat yang negatif.

D. Alat & Bahan
- Laptop atau PC
- Mikrotik Routerboard
- kabel UTP

E. Waktu Pelaksanan
8 menit

F. Tahapan Peaksanaan
Pastikan kita sudah tersambung ke internet, coba kita buka website yang mau kita blok.
Seumpama kita mau memblok website facebook.com untuk mengetahui berapa IP server dan address dari website tersebut kita buka terminal ketik nslookup, lengkapnya kita ketik seupama nslookup facebook.com lalu enter (untuk mengetahui ip ini kita harus terkoneksi ke internet). Tetapi yang digunakan adalah address dari website facebook.
Sesudah mengetahui IP website, kita buka WinBox dengan memilih menu IP> Firewall> Address List.
Kita tambahkan (+) nama website yang kita mau blok, biasanya setiap website itu memiliki address berbeda-beda ada yang 1 address 2 sampai 4 dan IP website sudah di isi klik apply dan ok.
Setelah selesai membuat rule pada address list, kita konfigurasi pada filter rule pada menu IP> Firewall> Filter Rule.

Untuk yang di konfigurasi adalah Chain=Forward kemudian ke submenu Advanced pilih Dst.Address=facebook.com kemudian pada submenu Action=drop.


Hasilnya akan seperti ini.
Kemudian kita uji coba dengan kita membuka website kita sudah blok tadi, coba kita akses facebook.com di pc atau laptop. Hasilnya akan loading terus.

G. Kesimpulan
Kita bisa memblok website dengan tidak mengijinkan pengakses masuk ke website tersebut.

H. Referensi
www.mikrotik.co.id

Sabtu, 06 Mei 2017

Konfigurasi Mikrotik Dasar

Mei 06, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // // 4 comments

Assalamualaikum wr.wb.
Disini saya akan menjelaskan teknis konfigurasi mikrotik dasar menggunakan WinBox dan simak konfigurasi kalau perlu langsung praktekan.

Alat & Bahan 
1. Laptop
2. Routerboard Mikrotik 
3. kabel UTP

A. Identity
Coba bayangkan jika dalam satu jaringan kita memiliki banyak device yang samasemua judul penamaannya, karena itu kita harus mengganti identitas agar tidak salahdalam konfigurasinya.
Untuk lewat CLI dengan perintah
[admin@smk]>system identity set name=smk

Kalau melakukan dengan winbox langsung dengan router
System> Identity setelah di apply> ok layar atas winbox berganti nama atau ditambahkan nama.

B. User Login Management
User login management log in digunakan pengguna sebagai aturan untuk
mengakses routerboard. PMenu ini bisa di buka di System> Users menejemen user dapat di kelompokan menjadi 2 kelompok yaitu:
- USER = Pengguna ini berisi (username & password) dari suatu user.
- GRUP = profil pengelompokan user berdasarkan penentuan privilage yang di
dapat dari suatu user. Disini ada sebuah perbedaan lagi seperti kita menggunakan hak akses yaitu:
  1. Full : User dapat melihat, menulis konfigurasi dan dapat melakukan
    konfigurasi dengan bebas.
  2. Read : User hanya dapat melihat isi menu dalam routerboard tersebut dan
    tidak dapat melakukan konfigurasi.
  3. Write : User hanya dapat mengkonfigurasi saja dan tidak bisa melihat hasil konfigurasi tersebut.
Untuk bisa mengkonfigurasi mode GROUP bisa di lakukan pada menu System > User > Groups.
C. Merubah Tanggal dan Waktu
Merubah tanggal dan waktu pada mikrotik, merupakan lab dasar tapi sangat
berpengaruh sangar besar kepada kita, kenapa? Karena waktu pada routerboard bisa menunjukkan suatu kejadian yang terjadi pada routerboard. Oleh karena itu merubah tanggal dan waktu pada routerboard menjadi up to date sesuai dengan pengaturan waktu yang berlaku adalah sautu keharusan yg harus dilakukan.

Untuk pengaturan dengan via CLI dengan perintah yaitu:
[admin@smk]> system clock set time=21:59:00 date=oct/20/2016 time-
zonename=Asia/Jakarta


Penjelasan perintah diatas sebagai berikut, bisa dilihat pada pengisian time kita harus mengisiknnya secara lengkap yaitu Jam:menit:detik kemudian pada bagian date kita harus mengisikannya denga format Bulan/Tanggal/Tahun. Untuk bagian bulan tidak dapat diisikan denga nominal angka, jadi harus menggunkan 3 katad depan bulannya dalam format Inggris. Kemudian sesuaikan Zona Waktu yang berlaku.

Untuk mode GUI bisa bisa pada menu system > clock, kemudian isikan waktu,
tanggal dan juga zona waktunya.
D. Backup Binary
Kita harus menyimpan konfigurasi di router yang kita gunakan dengan memilih menu Files> Backup klik di Backup lagi dan kasih nama dan password agar aman saat membuka konfigurasi tersebut dan bisa memindah file bisa dengan cara drag and drop file binary ke PC yang kita gunakan.
Sesudah itu kita reset router dengan memilih menu System> Reset dan centang No-Defaults Configuration + Do not Backup klik ok, tunggu dan kembali ke tampilan awal winbox.
Pilih file Backup yang akan di buka kembali pilih submenu Restore pada file dengan menambahkan nama dan password yang kamu masukan di saat mebackup konfigurasi restore.
E. Export & Import
Untuk export dan import pada konfigurasi kali ini saya akan mencontohkan export seluruh konfigurasi router. Sebelumnya buka menu new terminal pada winbox.

Untuk perintah konfigurasi seluruhnya sebagai berikut:
[admin@smk] > export file=config-SMK

Selanjutnya untuk sebagian konfigurasi sebagai berikut:
  Sesudah kamu lakukan perintah di terminal akan tampil file konfigurasi config-SMK.rsc klik kanan pada file konfigurasi tersebut dan di download file tersebut setelah di download file tadi di hapus klik (-), kemudian reset router masuk ke menu System> Reset Configuration centang No-Defaults Configuration & Do Not Backup klik reset configuration.
Lalu connect kembali ke winbox dan hasilnya konfigurasi itu tidak ada dan perlu di Uploud kembali ke files dan openakan muncul file konfigurasi tapi harus di Restore.


Klik file konfigurasi itu dan Restore klik yes.
Konfigurasi itu tampil kembali di router tersebut.
F. Konfiurasi IP Address pada RouterBoard
Pertama kita akses routerboard menggunakan winbox.
Setelah masuk ke winbox kita masuk ke menu IP> Address untuk menanmbahkan IP pada interfaces ethernet yang terubung laptop atau PC, yang kita setting adalah IP address: 192.168.33.1/28 kita tambah di ether 3
Kita akan aktifkan fitur Wireless, pada menu Wireless> Interfaces aktifkan wlan1 dengan klik enable.
Sesudah itu double klik pada interfaces wlan1, untuk mengkonfigurasi wireless menjadi mode station (client) agar bisa terhubung ke access point, untuk teknis di submenu mode: station, band: 2GhzB/G/N (bisa berubah-ubah band sesuai access point)
Kemudian klik scan untuk mencari access point yang kamu hubungkan ke router, lalu klik name yang kamu pilih terus pilih connect.
Karena access point yang kita pilih memiliki keamanan password, kita sebagai client station harus menambah password dengan memilih Security Profile agar router kita dapat terhubung ke access point yang kita pilih.
Untuk menambahkan (+) password kita masukan ke WPA Pre-Shared Key dan WPA2 Pre-Shared Key
Masuk lagi pada menu Interface> Wireless untuk memasukan security profile yang tadi kita buat klik security profile pilih name yang di buat.
Kemudian konfigurasi DHCP Client, pada interfaces wlan1, yang di konfigurasi pada dhcp client adalah interfaces= wlan1, kemudian tunggu sampai status bound kalau sudah bound bisa di cek ke IP> Address

Sesudah itu kita test koneksi internet kita apakah sudah terhubung ke internet ketik perintah ping google.com pada new terminal.
Kemudian konfigurasi NAT Network Address Translation agar laptop atau pc kita bisa terhubung ke internet. NAT ini berfungsi menterjemahkan alamat IP private ke IP public. NAT digunakan karena keterbatasan akses internet kita menggunakan IP public.
Untuk konfigurasinya bisa dipilih menu IP> Firewall> NAT. Untuk pilihan di NAT berupa:
Chain: srcnat
Out interface: wlan1 (tergantung dari mana sumber internet)
Action: Masquerade
klik apply dan ok.

Konfigurasi IP Address di Laptop atau PC beserta DNS
Pada interfaces ethernet laptop atau pc agar bisa terhubung harus di ganti dengan ip yang kamu buat di ether berapa kamu menghubungkan laptop kamu dengan router.
Lakukan test ping google di terminal laptop atau pc dengan perintah ping google.com
Sekian itu saja dari saya terima kasih
Wasalamualaikum wr.wb.

G. Kesimpulan
Bagi yang baru mengenal itu mikrotik harus mencoba konfigurasi dasar mikrotik seperti membuat IP address dan lain-lain.


H. Referensi
www.mikrotik.co.id

Kamis, 04 Mei 2017

MNDP Management (Mikrotik Neighbour Discovery Protocol)

Mei 04, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // // No comments

A. Pengertian
MNDP (Mikrotik Neighbour Discovery Protocol) pada mikrotik merupakan fitur yang digunakan untuk menemukan device yang menggunakan device mikrotik, secara default MNDP aktif pada semua perangkat mikrotik.

B. Latar Belakang
Membuat keamanan router karena dari IP service itu saja belum cukup keamanan router kita.

C. Alat & Bahan
1. Laptop atau PC
2. Mikrotik Routerboard
3. kabel UTP

D. Durasi 
4 menit.

E. Tahap Pelaksanan
1. Pada konfigurasi kali ini saya membuka winbox meggunakan ethernet 2 dari Mikrotik. Jika kita sudah masuk di winbox pilih menu IP > Address, buat ip terserah di eth2 dan seterusnya.

2. Sesudah itu kita buka menu IP > Neighbor > Discovery interfaces, klik eth2 di disable karena saya mendapatkan info(akses) dari router di eth2 jadi di disable.
3. Kita disconnect dari winbox dan coba refresh hasilnya IP yang kita buat di eth2 tidak terlihat mau kamu refresh berkali-kali tetap tidak terlihat.
4. Klik Connect bisa masuk lagi ini seperti cuman tidak menampilkan IP yang kamu buat tadi, tapi bisa connect setelah masuk kita akan enable kan kembali eth2 di Discovery interfaces.
5. Setelah kita enable lalu kita disconnect kan lagi dan terlihat IP tersebut.
F. Kesimpulan 
  Dengan kita disable interface tersebut maka saya tidak dapat mendapatkan informasi di router yang terpasang dan membuat router kita lebih aman.

G. Referensi 
www.mikrotik.co.id 
http://endriskanet.blogspot.co.id/2017/04/management-mndpmikrotik-neighbour.html

Rabu, 03 Mei 2017

Konfigurasi Vlan dengan Laptop

Mei 03, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // // No comments

 
A. Pengertian
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.

B. Latar Belakang 
Bertanya apakah vlan bisa langsung di hubungkan ke laptop.

C. Tujuan
Menghubungkan vlan langsung pada laptop tanpa mengubah vlan ke fisik.

D. Alat & Bahan
Laptop atau PC
Mikrotik Routerboard
kabel UTP

E. Waktu Pelaksanaan
7menit

F. Tahapan Pelaksanaan

Pertama kita membuat vlan di ethernet yang terhubung pada laptop dengan Vlan ID: 1200.

Kita buat IP untuk di tes nantinya.
Kemudian kita setiing di DHCP untuk Vlan di DHCP Setup.
Setting IP laptop dengan membuat network dengan edit connections> add> VLAN. Kalau sudah di setting save.
Dan kita coba cek di terminal ifconfig akan muncul vlan dengan ip address otomatis.
G. Kesimpulan 
Konfigurasi vlan itu sama dengan kabel fisik.

H. Referensi 
www.mikrotik.co.id

Fungsi Menu dan Submenu pada WinBox

Mei 03, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // // No comments


1. Interfaces => Menu interface merupakan gerbang trafik keluar atau masuk ke mikrotik. Secara default mikrotik hanya mengenali interface yang secar fisik memang ada. Kita dapat merubah nama interface tersebut dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengindetifikasi fungsi.
2. Bridge => Menu Bridge merupakan menu untuk menghubungkan dua segmen network terpisah bersama-sama dalam suatu protokol sendiri
3. PPP => PPP (Point to Point Protocol), merupakan paket yang memuat protokol PPP. Paket ini diperlukan untuk fitur komunikasi serial deng
an menggunakan PPP, ISDN PPP, L2TP, dan PPTP serta komunikasi PPP on Ethernet(PPPoE). Paket PPP digunakan untuk komunikasi Wide Area Network dengan menggunakan komunikasi serial
4. Switch => Menu Switch ini merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN)
5. Mesh => Menu Mesh ini digunakan untuk melakukan implementasi topologi Mesh
6.  IP => Menu IP digunakan untuk pengaturan IP yang terdiri dari ARP, Accounting, Adresses, DHCP Client, DHCP Relay, DHCP Server, DNS, Server, Firewall, Hotspot, IPsec, Neighbors,


Fungsi Sub Menu Pada Menu IP ;
- ARP List : (Address Resolution Protocol) Fungsinya untuk melihat semua ARP yg terkonesik dan informasi yang dimunculkan yaitu IP, Mac Address dan Interface yang terkoneksi.

- Accounting : Untuk ini saya tidak pernah menggunakan fungsinya jadi belum bisa saya informasikan dengan baik namun dari namanya mungkin teman2 sudah pada bisa membayangkan fungsi dan kegunaannya.

- Address : Nah pada bagian ini adalah yang paling penting dari suatu jaringan yaitu IP Address. Pada menu ini kita bisa menambah/menghapus/mengedit sebuah atau lebih IP Address sesuai kebutuhan kita.

- DHCP Client : (Dynamic Host Configuration Protocol) Dimenu ini berfungsi untuk mengaktifkan DHCP client pada perangkat dengan OS Mikrotik.

- DHCP Relay : Di menu ini berfungsi untuk mengaktifkan DHCP relay


- DHCP Server : (Dynamic Host Configuration Protocol) Pada menu ini berfungsi untuk membuat atau mengaktifkan DHCP Server dan selain untuk mengaktifkan DHCP Server pada menu ini kita juga bisa melihat IP-IP yang telah didapatkan oleh client secara otimatis beserta network yang ada.
Sekilas Perihal DHCP yaitu singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol  yang mana fungsinya yaitu untuk memberikan IP dan DNS secara otomatis pada client yang merequestnya sehingga ketika siclient mau konek ke internet tidak perlu bersusah payah untuk mensetting IP address dan DNS pada perangkat yang dipergunakan.

- DNS : (Domain Name System) pada menu ini berfungsi untuk mensetting DNS pada perangkat Mikrotik.

- Firewall : Pada menu ini sangat banyak yang dapat kita lakukan yaitu seperti : Melakukan blok pada content atau IP melalui Filter relus, Melakukan NAT di menu NAT, Melakukan mangle yaitu melakukan penandaan pada sebuat trafik lalu diproses sesuai kebutuhan, Service port, Address List (pengelompokan IP) untuk kebutuhan yg lebih advanced, Dan Layer7 Protocol.

- Hotspot : Pada menu ini kita bisa membuat sebuah server hotspot dan semua yang dibutuhkan yang berhubungan dengan hotspot dapat kita lakukan pada menu ini. Sangat banyak fitur-fitur yang berhubungan dengan system hotspot yang akan kita temukan pada menu ini.

- IPSec : Menu ini pada Mikrotik saya belum pernah pakai, namun kita akan mencoba membahas perihal IPSec pada pembahasan selanjutnya.

- Neighbors : Pada menu ini kita dapat melihat informasi perihal Neighbors List perangkat2 yang terhubung ke perangkat kita.

- IP Packing : Secara singkat fungsi dari fitur ini adalah untuk melakukan 're-packs' (mengemas ulang) dari paket data yang dikirimkan.

- IP Pool : pada menu ini kita bisa menambahkan IP Pool/range IP yang akan dipergunakan nantinya seperti di DHCP, hotspot atau PPTP dan kebutuhan lainnya.

- Router : Pada menu Router ini berfungsi untuk menentukan sebuah gateway dari jaringan yang ada sesuai kebutuhan.

- SMB : Pada menu ini kita dapat mengaktifkan service SMB yang mana fungsi SMB ini sama halnya dengan fungsi service Samba pada linux atau file sharing pada Windows.

- SNMP : Pada menu ini berfungsi untuk mengaktifkan service SNMP pada perangkat berOS Mikrotik yang mana fungsi dari SNMP ini agar dapat dilakukan graph baik itu Trafik, resource maupun yang lainnya dari perangkat yang digunakan dalam bentuk grafik seperti MRTG dan cacti.

- Service : Pada menu ini kita bisa menaktifkan atau menonaktifkan service API, FTP, SSH, TELNET, WINBOX, WWW, WWW-ssl serta kita juga dapat merubah port yang digunakan sesuai kebutuhan (biasanya merubah port defaultnya untuk kebutuhan keamanan dan juga jika agar tidak bentrok dengan port service lain jika kita ingin menggunakan service yg sama namun dengan berbeda port atau sebaliknya).

- IP Setting : Pada menu ini kita dapat mengaktifkan atau menonaktifkan seperti IP Forward, Send Redirects, Accept Redirect, Secure Redirect, dan Allow Fast Path.

- Socks : Ini menu untuk Socks Settings.

- TFTP : Pada menu ini kita dapat mengkatifkan atau menonaktifkan TFTP.

- Traffic Flow : Pada menu ini kita dapat melakukan Traffic Flow Setting.

- UPnP : Pada Menu ini kita ada melakukan UPnP Setting.

- Web Proxy : OS Mikrotik selain dari berfungsi sebagai router yang handal juga dimanjakan dengan berbagai fitur yang sangat menggiurkan dan salah satunya yaitu Web Proxy. Pada menu web proxy ini kita bisa melakukan setting Web proxy Server pada perangkat berOS Mikrotik walaupun fitur dan kehandalannya belum sekalibar yang tersedia untuk Linux yang memang sengaja dikembangkan untuk server.

7. MPLS => Pada Menu MPLS ini kita dapat membuat interface virtual MPLS VPLS dan juga beberapa fitur-fitur MPLS dapat kita setting pada menu ini. MPLS (Multi Protocol Label Switching) merupakan sebuah teknik yang menggabungkan kemampuan manajemen switching yang ada dalam teknologi ATM dengan fleksibilitas network layer yang dimiliki teknologi IP.Fungsi MPLS yaitu penyambungan dan pencarian jalur dalam jaringan computer. Sub Menu MPLS terdiri dari MPLS, Traffic Eng, VPLS.
8. Routing => Pada menu routing ini kita dapat melakukan berbagai fasilitas routing yang ada dan juga fitur-fitur pendukung routing yaitu : BFD, BGP, OSPF,RIP, Filters, MME, Prefix Lists.

Selasa, 02 Mei 2017

Mengenal VLAN

Mei 02, 2017 // by Mahatma Yudha Prayetna // // No comments

A. Pengertian
Virtual LAN (Virtual Local Area Network) atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team.

B. Keuntungan VLAN
 
Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan bisnis. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:


•Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.

• Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.

• Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.kjk

• Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.

• Improved IT staff efficiency – Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.

• Simpler project or application management – Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus.
 C. Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/VLAN